Selain memperluas sosialisasi, ia menilai skema pembiayaan perlu disesuaikan dengan karakteristik dan skala usaha nelayan. Nelayan skala mikro, misalnya, membutuhkan modal untuk membiayai kegiatan melaut, memperbaiki kapal, merawat mesin, serta membeli alat tangkap.

Sementara itu, koperasi nelayan berpotensi memanfaatkan akses pembiayaan untuk mendukung kebutuhan usaha bersama, termasuk pengembangan infrastruktur pendukung kegiatan perikanan, sepanjang sesuai dengan ketentuan skema pembiayaan yang berlaku.

Melalui penguatan pendampingan, kolaborasi dengan organisasi lokal, dan penyesuaian skema pembiayaan, KNTI berharap akses KUR bagi nelayan kecil dapat semakin terbuka sehingga mendukung keberlanjutan usaha dan penguatan ekonomi masyarakat pesisir.