NADIKABAR.COM β Markas besar Tentara Nasional Indonesia (TNI) secara resmi membentuk komando daerah militer baru di Papua Tengah yaitu Kodam XXIX/Mambruk yang menjadi kado HUT Ke-81 TNI.
Danrem 173/PVB Brigjen TNI Vivin Alvianto di Nabire, Senin, mengatakan pembentukan Kodam XXIX/Mambruk menjadi momentum penting bagi Papua Tengah dalam memperkuat struktur organisasi pertahanan di wilayah tersebut.
βDalam peringatan HUT Ke-81 TNI ini Mabes TNI telah menetapkan Kodam XXIX Papua Tengah dengan nama Kodam Mambruk,β katanya.
Dia menjelaskan Kodam XXIX/Mambruk dipimpin Mayjen TNI Aminton Manurung yang sebelumnya menjabat Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Darat (Asops Kasad).
Pembentukan Kodam baru tersebut diikuti penataan markas satuan TNI di wilayah Papua Tengah. Untuk sementara, Markas Kodam akan menempati markas Korem 173/PVB.
Sedangkan Markas Korem 173/PVB menempati fasilitas yang sebelumnya digunakan sebagai markas Kodim 1705/Nabire.
Sementara itu, markas Kodim akan menggunakan fasilitas kantor KNPI yang dipinjamkan oleh Pemerintah Kabupaten Nabire. Dukungan tersebut membantu penyediaan fasilitas awal bagi satuan setelah pembentukan Kodam baru.
Menurut Vivin, penataan fasilitas satuan masih membutuhkan dukungan pemerintah daerah, terutama untuk sejumlah lokasi yang belum ditetapkan secara permanen.
Ia mengatakan nama Mambruk diambil dari nama burung khas Papua yang dikenal memiliki mahkota di bagian kepala. Nama tersebut menjadi identitas Kodam XXIX yang berkedudukan di Papua Tengah.
Pembentukan Kodam XXIX/Mambruk merupakan bagian dari penataan organisasi TNI yang ditandai dengan peresmian enam Kodam baru, yakni di Kepulauan Riau, Yogyakarta, Maluku Utara, Papua Tengah, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
Vivin mengatakan keberadaan Kodam baru harus diikuti dengan penguatan komunikasi dan kemanunggalan TNI dengan masyarakat Papua Tengah yang memiliki keberagaman suku, agama, budaya, dan adat istiadat.
βKebersamaan, komunikasi, serta kemanunggalan TNI dengan rakyat menjadi kekuatan yang sangat penting dalam menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,β ujarnya.
Ia mengatakan peringatan HUT ke-81 TNI tidak sekadar menjadi perayaan, tetapi momentum untuk merefleksikan perjalanan pengabdian TNI serta meneguhkan kembali komitmen prajurit dalam menjalankan tugas kepada bangsa dan negara.
Sementara itu, Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa menyampaikan apresiasi atas pelayanan dan pengabdian TNI kepada masyarakat, khususnya di Papua Tengah.
"Saya hanya ingin menyampaikan terima kasih banyak atas seluruh pelayanan dan pengabdian TNI ini kepada masyarakat di seluruh Indonesia dan khususnya di Provinsi Papua Tengah," kata Meki.
Ia mengatakan berbagai pengabdian yang dilakukan TNI saat ini merupakan bagian dari upaya membangun masa depan yang manfaatnya akan dirasakan oleh generasi berikutnya.
"Atas seluruh jerih payah, Bapak, Ibu harus ingat bahwa apa yang kita kerja hari ini akan dinikmati oleh anak cucu kita di masa depan," ujarnya.
Ia berharap TNI terus berperan dalam membangun, melindungi, dan mengayomi masyarakat dalam bingkai NKRI.