NADIKABAR.COM — Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono mengatakan kasus markas judi online (judol) di rumah dinas (rumdin) TNI di kawasan Cijantung, Jakarta Timur, harus diusut secara transparan. Dave mengatakan pengusutan tuntas itu agar publik tidak berspekulasi terkait perkara tersebut.

"Komisi I DPR RI memandang kasus ini harus ditangani secara transparan, akuntabel, dan tuntas agar tidak menimbulkan ruang spekulasi di tengah masyarakat," kata Dave saat dihubungi, Minggu (11/10/2026).

Total ada 12 orang diamankan dalam kasus ini, 11 di antaranya merupakan warga sipil dan satu orang berstatus perwira militer dengan pangkat Letnan Kolonel. Dave menilai penuntasan kasus yang transparan akan menjaga kepercayaan publik terhadap TNI.

"Penegakan hukum yang konsisten penting dilakukan tidak hanya untuk memberikan efek jera kepada pelaku, tetapi juga untuk menjaga kehormatan institusi serta kepercayaan publik," ujar Dave.

Dave mengatakan keterlibatan adanya perwira TNI dalam kasus tersebut merupakan perbuatan individu yang tidak mewakili institusi. Dia menilai TNI harus bersikap tegas kepada prajurit yang terbukti melakukan pelanggaran.