NADIKABAR.COM β€” Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengapresiasi kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas 36 operasi tangkap tangan (OTT) selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

β€œKomisi III mengapresiasi kinerja luar biasa KPK yang konsisten dan selalu galak dalam memberantas korupsi di era pemerintahan Prabowo-Gibran,” kata Sahroni dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Lebih lanjut Sahroni memandang capaian tersebut menjadi peringatan bagi setiap pihak yang masih mau berbuat korupsi.

β€œBagi setiap pihak yang masih mau main-main, tentu wajib di-OTT sesuai concern (perhatian, red.) Presiden Prabowo yang menerapkan zero tolerance (nihil toleransi, red.) terhadap para koruptor,” katanya.

Walaupun demikian, dia mengatakan KPK tetap perlu membuat gebrakan dalam aspek pencegahan, terutama terhadap pengelolaan anggaran oleh pemerintah daerah.

Ia memandang hal tersebut diperlukan karena sebagian besar dari 36 OTT tersebut menyasar para kepala daerah.

β€œKalau dari 36 OTT itu mayoritas melibatkan kepala daerah, berarti pengawasan dan pencegahan di daerah masih kurang dan harus jadi perhatian utama. KPK harus turun gunung langsung, cek sistemnya, dan pastikan celah korupsi ditutup,” nilainya.

Berikut daftar 36 OTT KPK selama 20 Oktober 2024β€”20 Oktober 2026:1. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, November 20242. Penjabat Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa, Desember 20243. Kepala Dinas PUPR dan Ketua Komisi DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu, Maret 20254. Kepala Dinas PUPR Sumatera Utara, Juni 20255. Bupati Kolaka Timur Abdul Azis, Agustus 20256. Direktur Utama PT Inhutani V, Agustus 20257. Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan, Agustus 20258. Gubernur Riau Abdul Wahid, November 20259. Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, November 202510. Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya, Desember 202511. Jaksa di Banten, Desember 202512. Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, Desember 202513. Kepala Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara, Desember 202514. Kepala Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara, Januari 202615. Wali Kota Madiun Maidi, Januari 202616. Bupati Pati Sudewo, Januari 202617. Kepala KPP Madya Banjarmasin, Februari 202618. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Sumatera Bagian Barat, Februari 202619. Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Depok, Februari 202620. Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Maret 202621. Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, Maret 202622. Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, Maret 202623. Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, April 202624. Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim, Juni 202625. Bupati Muara Enim Edison, Juni 202626. ASN Badan Pemeriksa Keuangan RI (lanjutan OTT Muara Enim), Juni 202627. Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby, Juni 202628. Bupati Langkat Syah Afandin, Juli 202629. Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Juli 202630. Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini, Juli 202631. Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Juli 202632. Rektor dan Wakil Rektor Universitas Jenderal Soedirman, Agustus 202633. Direktur Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, September 202634. Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena, September 202635. Adik Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Oktober 202636. Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Oktober 2026