Dia menekankan pasar saham harus dikelola secara sehat dan transparan serta terbebas dari praktik pelanggaran hukum dan manipulasi demi keuntungan pribadi yang dapat merusak kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia.
Di samping itu, Sahroni meminta investor tetap optimistis terhadap prospek ekonomi Indonesia. Ia meyakini fundamental ekonomi nasional masih kuat dan ditopang peluang usaha yang terbuka serta kepastian hukum.
“Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, salah satu aspek yang penting dalam dunia usaha yaitu kepastian dan penegakan hukum, telah berjalan tegas tanpa pandang bulu. Jadi, para investor tidak perlu ragu,” ujarnya.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto memastikan pihaknya menurunkan tim Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) untuk menangani serta menindaklanjuti dugaan pelanggaran dan tindak pidana pasar modal.