Daniel berharap badan baru tersebut mampu mengelola gambut di RI dengan baik. Daniel menekankan anggaran pencegahan juga mesti menjadi prioritas ke depannya.
"Dengan adanya badan ini, kita harapkan bisa mengelola dan memanfaatkan gambut dengan baik dan yang paling penting adalah peran serta masyarakat harus menjadi pelaku utama dalam pengelolaan gambut, dan terakhir anggaran harus cukup besar dialokasikan terutama dalam melakukan pencegahan dalam bentuk program ekonomi masayarakat mengola gambut dalam berbagai bentuk kegiatan," ungkap dia.
Prabowo sebelumnya membentuk badan baru untuk mencegah karhutla berulang ke depannya. Badan itu bernama Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional yang langsung bertanggung jawab kepada presiden.
"Pak Presiden sudah mengambil keputusan akan mendirikan satu badan yang disebut Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional atau BPGMN," kata Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni seusai ratas bersama Presiden di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (24/9).
Raja Juli menerangkan badan itu untuk mencegah karhutla terjadi berulang ke depannya. Menurutnya, tindakan mitigasi penting ketimbang menangani saat kebakaran lahan telah terjadi.
"Tujuannya adalah melakukan pencegahan karena semua sadar karena pencegahan jauh lebih efisien ketimbang tindakan-tindakan yang bersifat reaksioner," ujarnya.