NADIKABAR.COM — Anggota Komisi IV DPR RI, Rajiv, memastikan ketersediaan beras untuk masyarakat dalam kondisi aman. Hal tersebut disampaikan setelah melakukan pemantauan terhadap stok dan pasokan beras di sejumlah titik distribusi.

Rajiv mengatakan kondisi stok tidak hanya tersedia di gudang pemerintah, tetapi juga terlihat di tingkat retail. Menurutnya, retail yang sebelumnya disebut mengalami kekosongan kini kembali menunjukkan ketersediaan beras.

"Kita pastikan stok beras aman untuk masyarakat. Retail juga yang katanya kosong, semuanya penuh," ujar Rajiv dalam keterangan tulis, Jum'at (2/10/2026).

Pernyataan tersebut disampaikannya hari ini saat memantau pasokan pangan di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta Timur. Pihaknya memastikan ketersediaan stok beras di fasilitas distribusi utama dan Perum Bulog saat ini dalam kondisi aman serta mencukupi.

"Di Cipinang tersedia, banyak, penuh semua," tuturnya.

Rajiv juga menyoroti pentingnya pengawasan dalam rantai distribusi beras untuk mencegah praktik yang dapat mengganggu tata niaga dan merugikan masyarakat. Ia menyebut kondisi distribusi saat ini sudah lebih baik dibandingkan isu-isu yang sebelumnya muncul di pasar.

"Sudah enggak ada lagi yang bisa nyebrang-nyebrang atau oplosan-oplosan seperti dulu diisukan. Hari ini sudah bagus," ungkapnya.

Dari sisi produksi, Rajiv menilai kondisi saat ini juga tidak menghadapi persoalan berarti. Ia berharap perbaikan sektor pertanian, termasuk sawah dan infrastruktur pengairan, terus dilakukan untuk menjaga kesinambungan produksi.

"Dari sisi produksi bagus, enggak ada masalah. Semoga dari sisi produksi, sawah-sawahnya, perairannya juga sedang dibenahi," ungkapnya.

Rajiv menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras. Pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus menjaga keseimbangan antara produksi, stok, distribusi, dan harga agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

"Aman kok. Jangan khawatir. Kita pastikan juga harga beras tetap sesuai HET," ujar Rajiv.

Badan Pangan Nasional (Bapanas) melaporkan pasokan beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) berada dalam kondisi normal. Pada pemantauan Sabtu (19/9), pasokan beras yang masuk ke PIBC mencapai 1.500 ton per hari, sementara itu Cadangan Beras Pemerintah yang dikelola Bulog sebesar 4,6 juta ton.

"Saya sampaikan sekali lagi masyarakat tidak perlu khawatir karena beras dalam kondisi Aman," pungkasnya.