Menurut Lalu Hadrian, kebijakan kuliah gratis juga tidak boleh hanya berorientasi pada sebanyak-banyaknya mahasiswa yang diterima. Dia memandang aspek daya tampung, kualitas pembelajaran, ketersediaan dosen, fasilitas pendidikan, hingga kemampuan perguruan tinggi dalam menjaga standar akademik harus menjadi bagian dari perhitungan.

“Untuk mendapatkan kualitas atau mutu lulusan yang terbaik, harus ada kompetisi. Ketika ada kompetisi, tentu kuota perlu dibatasi dan disesuaikan dengan kapasitas masing-masing perguruan tinggi,” kata dia.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya mengatakan Presiden Prabowo Subianto meminta jajaran menteri mempercepat penerapan pendidikan gratis di sekolah negeri serta mematangkan rencana pendidikan gratis di perguruan tinggi negeri.

Seskab mengatakan pemerintah akan mematangkan rencana pembebasan biaya kuliah di PTN, termasuk Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan uang pangkal.