Dia mengatakan komitmen komisi DPR yang membidangi reformasi regulasi dan HAM bukan pada orang per orang atau institusi, melainkan terhadap peradaban yang jauh lebih memanusiakan manusia.
Willy menjamin DPR siap mengawal proses diskusi secara inklusif, salah satunya Diskusi Publik Penguatan Pemajuan dan Pelindungan Hak Asasi Manusia melalui Perubahan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, yang diselenggarakan di Jakarta.
"Kepentingan kita semua, tidak ada yang dikalahkan, tidak ada yang dimenangkan. Dan teman-teman civil society, don't worry, be happy untuk berdiskusi," ujar Willy.