Menurut Lasmawan, upaya tersebut harus dimulai dari peningkatan mutu guru hingga perbaikan kualitas pembelajaran di ruang kelas.

"Perbaikan mutu guru, kemudian perbaikan ruang-ruang kelas dari sisi dimensi kualitas pembelajaran adalah sebuah keharusan," ujarnya.

Ia mengatakan hasil pendidikan yang baik bermula dari proses pembelajaran di ruang kelas yang mampu membangun dialog akademik sekaligus memberikan ruang kepada peserta didik untuk menemukan dan mengembangkan potensinya secara optimal.

Dalam pidatonya, Lasmawan juga menekankan pentingnya penguatan peran Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dalam mencetak generasi unggul, khususnya dalam menjawab persoalan kualitas dan profesionalisme guru.

Ia berharap LPTK tidak hanya menyampaikan persoalan kekurangan tenaga atau sumber daya, tetapi mampu hadir memberikan solusi terhadap berbagai persoalan pendidikan.