Kemudian mayoritas responden meyakini kualitas kredit tetap terjaga, Posisi Devisa Netto (PDN) berada pada level rendah dengan aset dan tagihan valuta asing yang lebih besar dibandingkan kewajiban valuta asing (long position), serta risiko likuiditas tetap terjaga.

Responden juga memperkirakan alat likuid perbankan dan Dana Pihak Ketiga (DPK) akan tetap tumbuh pada triwulan III-2026. Pertumbuhan DPK yang diperkirakan lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan penyaluran kredit turut mendorong peningkatan net cashflow perbankan.

Sementara dari sisi kinerja, industri perbankan tetap menunjukkan optimisme yang kuat, tercermin dari Indeks Ekspektasi Kinerja (IEK) tercatat sebesar 83. Responden memperkirakan kredit tetap tumbuh seiring dengan meningkatnya permintaan dan ekspansi melalui pipeline yang tersedia.

Industri pengolahan menjadi sektor ekonomi yang paling mendominasi penyaluran kredit perbankan, yang tercatat tumbuh sebesar 16,85% secara tahunan (year-on-year/yoy) pada Juli 2026.

Dari sisi penghimpunan dana, responden memperkirakan DPK tetap tumbuh pada triwulan III-2026. Perbankan terus mengoptimalkan penghimpunan sumber dana untuk menopang ekspansi kredit sekaligus menjaga likuiditas.