Namun, saat didekati, EH justru tancap gas dengan mobilnya. Kedua korban terluka akibat tertabrak mobil, sementara Bripda Rizki terseret mobil dan bergelantungan sampai akhirnya jatuh dan cedera parah.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Banten Kompol Yeremia Iwo mengatakan ED sengaja menabrak polisi karena kaget kepergok sedang berbuat asusila. Tersangka juga mengetahui ada polisi yang terseret di atas kap mesin mobilnya.

"Bahwa memang akan melakukan kegiatan asusila di dalam mobil sehingga kaget adanya petugas polisi dan berniat untuk melarikan diri secara sadar bahwa dia melakukan tabrak dan membawa petugas polisi di atas kap mobil yang sedang dia gunakan," kata Yeremia.