Tito menegaskan akses menuju Krayan menjadi salah satu wilayah yang perlu dipertimbangkan dalam prioritas pembangunan jalan pada 2027. Penentuan prioritas tersebut mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan masukan pemerintah daerah (pemda).
"Tadi kita diskusikan, sebaiknya di-breakdown. Tahun 2027 mau mengerjakan mana, 2028 mengerjakan mana, dan 2029 mengerjakan mana," jelas Tito.
"Hitung anggaran per tahunnya berapa, itu yang harus disampaikan ke Bapak Presiden (Prabowo Subianto)," sambungnya.
Selain konektivitas darat, pemerintah juga menyoroti kondisi Bandara Krayan. Tito menilai renovasi bandara tetap diperlukan untuk memperpendek rantai logistik dan mendukung mobilitas masyarakat.