"Hal itu juga penting (renovasi bandara) karena bisa memotong jalur logistik, untuk mobilitas orang, dan lain-lain. Meskipun nanti akses jalannya sudah ada, tidak apa-apa," ungkap Tito.

Menurut Tito, keberadaan bandara tetap strategis meskipun akses jalan darat nantinya tersambung. Transportasi udara dapat menjadi alternatif untuk mendukung mobilitas dan distribusi barang di wilayah perbatasan.

BNPP akan mengawal rencana pembangunan konektivitas tersebut melalui koordinasi dengan kementerian, TNI, dan pemda. Pemerintah juga akan menyusun tahapan pembangunan berdasarkan kebutuhan dan prioritas wilayah.

Perbaikan akses menuju Krayan diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, meningkatkan efisiensi distribusi logistik, serta memperluas akses masyarakat perbatasan terhadap layanan dasar.