Ferry menekankan kehadiran KDKMP diproyeksikan untuk beberapa tujuan. Pertama, menyalurkan barang-barang subsidi, seperti minyak goreng, pupuk, beras, SPHP, dan juga LPG 3 kilogram (kg).
Kedua, KDKMP juga sebagai offtaker hasil produk masyarakat setempat, mulai dari hasil peternakan, perikanan, hingga hasil pertanian. Ketiga, KDKMP akan menyalurkan program-program dari pemerintah pusat, seperti BLT, Bansos, bantuan pangan non-tunai, bantuan penerima program keluarga harapan (PKH).
"Jadi, memang ini agak merubah mata rata distribusinya, tetapi ini diputuskan oleh Bapak Presiden semata-mata adalah supaya masyarakat menerima hak dari barang-barang bersubsidi itu bisa mendapatkan harga dan juga jumlah barang yang sesuai dengan jumlah masyarakat atau penduduk di desa atau kelurahan tersebut," bebernya.