Negara Hadir Lewat Kopdes Merah Putih
Dalam obrolan ini, Zulhas menekankan soal kehadiran negara melalui program Kopdes Merah Putih. Menurutnya, koperasi menjadi salah satu cara negara hadir ketika masyarakat desa menghadapi persoalan ekonomi.
Zulhas mengatakan pemerintah ingin setiap desa memiliki pusat kegiatan dan pertumbuhan ekonomi. Dengan begitu, aktivitas ekonomi di desa tetap berjalan dan masyarakat tidak merasa persoalannya tidak diperhatikan.
"Kita ingin di setiap desa itu ada pusat-pusat kegiatan, pusat-pusat pertumbuhan, hidup. Daerah itu nggak mati. Bayangkan kalau kita menentukan harga gabah Rp6.500, ternyata di desa itu harga Rp5.000. Rakyatnya teriak-teriak, 'Kami rugi, Pak'," ungkap Zulhas.
"Karena itu, harus hadir negara. Maka ada koperasi. Negara yang beli, koperasi yang beli (seharga) Rp6.500," imbuhnya.