Kopi terkenal sebagai sumber antioksidan, termasuk polifenol seperti kuersetin dan flavonoid. Zat tersebut bisa mengurangi peradangan tubuh dan baik bagi kesehatan otak, jantung, hingga daya tahan tubuh.
Beberapa penelitian menemukan bahwa kopi yang di seduh dengan air panas bisa mengandung sedikit lebih banyak antioksidan dibandingkan kopi yang seduh dengan air dingin. Suhu air yang lebih tinggi bisa mendorong pelepasan antioksidan dari bubuk kopi selama proses penyeduhan.
Kadar antioksidan kopi dipengaruhi oleh beberapa faktor. Biji kopi yang disangrai ringan mempunyai lebih banyak antioksidan dibanding yang disangrai gelap. Selain itu, kondisi lingkungan tempat kopi ditanam juga mempengaruhinya dan menyeduh kopi lebih lama bisa membuat kadar antioksidan semakin tinggi.
Perbedaan kandungan antioksidan kopi panas dan kopi dingin sebenarnya tidak terlalu signifikan, sehingga keduanya tetap mengandung antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh.