NADIKABAR.COM — Gelas plastik bercap Akkar Kamojang itu begitu menggoda dengan susu putih dan espresso kental yang belum tercampur sempurna.

Lalu dua warna itu disatukan dan memunculkan warna krem. Ketika dihirup, aromanya menyergap sebelum gelas plastik menyentuh bibir, pekat dan nyaris galak, seperti janji pahit yang sudah disiapkan untuk tenggorokan.

Yang datang justru rasa yang tenang. Manis legit gula aren merambat pelan, susu menumpulkan sudut-sudutnya, lalu di pangkal lidah muncul asam kecil yang jernih, mirip buah yang dipetik sehari sebelum terlalu matang.