Kamojang menawarkan jawaban yang menggoda untuk kenikmatan itu. Biji kopinya dikeringkan dengan uap panas bumi, kebunnya tumbuh di lereng gunung yang menyemburkan uap beraroma belerang.

Gampang sekali membayangkan napas itu menitipkan sesuatu ke dalam biji, semacam bumbu rahasia dari kedalaman. Tapi, penjelasan yang sebenarnya lebih bersahaja, dan karena itu justru lebih memikat.