NADIKABAR.COM — Korban tewas akibat insiden berdesak-desakan dalam sebuah acara keagamaan di Kolkata, Negara Bagian Benggala Barat, India, Sabtu (17/10), bertambah menjadi 19 orang, sedangkan 25 korban luka masih menerima perawatan di sejumalh rumah sakit, termasuk satu orang dengan kondisi kritis.

Hal itu dikonfirmasi Menteri Utama Negara Bagian Benggala Barat Suvendu Adhikari pada Minggu, sembari menyampaikan sebagian besar korban jiwa adalah perempuan dan anak-anak.

Adhikari mengakui adanya "sejumlah kekurangan" dalam pengaturan acara oleh para penyelenggara.