NADIKABAR.COM — Korea Selatan kini juga bersiap menayangkan lebih banyak film panjang yang sepenuhnya hasil kecerdasan buatan (AI) di bioskop bulan ini. Film sci-fi bertajuk Raphael dijadwalkan tayang 25 November di layar lebar.
Berlatar di masa pasca-apokaliptik, Raphael menceritakan perjalanan Alexey, senjata android berwajah diktator yang perlahan menemukan sisi kemanusiaannya setelah bertemu dengan seorang anak yang tak terdaftar dan pengantin manusia terakhir.
Korea Times pada Kamis (5/11) memberitakan Raphael merupakan proyek patungan antara Mateo AI Studio dan MBC C&I AI Content Lab yang diarahkan langsung oleh trio sutradara Yang Ik-june, Moon Shin-woo, dan Jung Joo-won.
Tim di belakang layar menyulap seluruh karakter, latar belakang, hingga adegan perang masif tanpa melibatkan proses syuting sungguhan sama sekali.
Mereka lebih memilih rela menghabiskan waktu hingga 14 bulan di meja editing hanya demi memastikan konsistensi visual dan keluwesan gerak karakter untuk film berdurasi 138 menit tersebut.
Sebelum dijadwalkan tayang reguler, Raphael sempat menjadi film pembuka di ajang Busan International AI Film Festival ke-2 tahun lalu dan mejeng di Cannes Film Market pada Mei kemarin.
Langkah invasi ke layar lebar ini menyusul jejak Steelay, film aksi berdurasi 90 menit garapan sutradara Seol Woo-in yang lebih dulu rilis bulan lalu. Proyek itu juga sepenuhnya bergantung pada visual buatan AI tanpa melibatkan aktor fisik maupun set lokasi nyata.
Gelombang teknologi ini turut memancing rasa penasaran sineas kondang Yeon Sang-ho.
Sutradara di balik kesuksesan Train to Busan itu baru saja menjajal AI generatif untuk merampungkan serial spin-off pendek empat episode berjudul Paradise Lost Universe hanya dalam waktu dua pekan, proyek yang sebenarnya sempat ia tunda lantaran terkendala masalah kualitas di masa lalu.