NADIKABAR.COM β€” Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memperkuat pelayanan publik melalui peningkatan respons terhadap pengaduan masyarakat, optimalisasi layanan darurat 110, serta pengamanan distribusi logistik dan bahan bakar minyak (BBM) di bawah kepemimpinan Kepala Korlantas Polri Brigjen Pol Aries Syahbudin.

Upaya tersebut menjadi bagian dari arahan Aries setelah dilantik sebagai Kakorlantas Polri pada 12 Oktober 2026, menggantikan Irjen Pol. Wibowo, dengan menekankan pelayanan yang responsif, profesional, dan berorientasi pada keselamatan pengguna jalan.

β€œKapolri menyampaikan bahwa, 'Kehadiran polisi bukan hanya hadir. Polisi memberi arti dari kehadiran itu.' Jadi apa yang dilaksanakan dirasakan oleh masyarakat, kehadiran polisi lalu lintas memang betul-betul dibutuhkan masyarakat,” ujar Brigjen Pol Aries Syahbudin dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Aries menegaskan, pelaksanaan tugas polisi lalu lintas harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar menjalankan rutinitas atau menegakkan aturan. Personel Polantas didorong untuk membantu mengurai kemacetan, menangani kecelakaan, menjaga ketertiban, dan menolong pengguna jalan yang membutuhkan bantuan.

Dalam aspek pelayanan, Korlantas Polri juga mendorong optimalisasi nomor darurat 110 agar masyarakat lebih mudah mendapatkan bantuan kepolisian. Peningkatan respons tersebut perlu didukung kesiapan personel, koordinasi yang efektif, dan tindak lanjut laporan sesuai kondisi di lapangan.

Selain kecepatan pelayanan, Aries menekankan profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas. Pendekatan humanis, menurut arahan kepemimpinannya, harus tetap berjalan seiring dengan kedisiplinan dan ketegasan dalam penegakan hukum.

Korlantas Polri juga berupaya menjaga kelancaran distribusi logistik, bahan pokok, dan BBM melalui pengaturan serta pengamanan lalu lintas. Langkah tersebut mencakup kesiapsiagaan personel, pemetaan titik rawan kemacetan, dan koordinasi dengan pemangku kepentingan untuk mengantisipasi gangguan mobilitas dan rantai pasok kebutuhan masyarakat.

Aries meminta kebijakan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto diterjemahkan menjadi langkah operasional yang jelas di seluruh jajaran. Setiap satuan kerja diharapkan mengidentifikasi persoalan lalu lintas di wilayah masing-masing dan menentukan penanganan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Koordinasi dengan pemerintah daerah, pengelola jalan, pelaku usaha transportasi, dan pemangku kepentingan lainnya juga diperlukan untuk meningkatkan keselamatan perjalanan dan mengatasi persoalan lalu lintas.

Aries merupakan lulusan Akademi Kepolisian Angkatan 1994. Sebelum menjabat Kakorlantas Polri, ia pernah bertugas sebagai Kepala Subdirektorat Audit dan Inspeksi Direktorat Keamanan dan Keselamatan Korlantas Polri, Kepala Bagian Operasi Korlantas Polri periode 2024–2026, serta Penata Kebijakan Kapolri Utama Tingkat II pada 2026.

Melalui penguatan pelayanan, respons pengaduan, dan pengamanan arus kendaraan, Korlantas Polri diarahkan untuk meningkatkan peran polisi lalu lintas dalam menciptakan keamanan, ketertiban, kelancaran, dan keselamatan di jalan raya.