"Bekerja di luar negeri tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis, tetapi juga kesiapan mental. Mentalnya harus mental baja," katanya.

Sri Andayani mengemukakan bahwa sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan dan pelatihan, P3MI, serta pemberi kerja merupakan hal yang penting untuk menyiapkan PMI yang kompeten dan berdaya saing global.

Wawancara tersebut dihadiri perwakilan pemberi kerja bidang perhotelan Turkiye, sejumlah Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), serta Pasim Go Global Migrant Center.