Nasional
HALAMAN 3 DARI 3
KPK ingatkan "flexing" keluarga berisiko picu korupsi
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan risiko gaya hidup mewah atau "flexing" dalam keluarga yang dapat menjadi salah satu faktor pemicu terjadinya korupsi
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Selasa, 20 Oktober 2026 pukul 17:50 WIB
• ⏱ 2 menit baca
Menurut dia, KPK tidak dapat bekerja sendiri dalam membangun budaya integritas di tengah masyarakat, oleh karena itu keterlibatan berbagai pihak begitu diperlukan.
Dia mengatakan program keluarga berintegritas telah dilaksanakan di berbagai daerah dan provinsi, termasuk Bengkulu menjadi salah satu daerah pelaksanaan program pada Oktober 2026.
Melalui kolaborasi tersebut, KPK berharap keluarga dan komunitas dapat mengambil peran dalam menanamkan nilai integritas serta membangun perilaku antikorupsi sejak dari lingkungan terkecil masyarakat.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.