Sebelumnya, KPK pada Senin (5/10) memeriksa Direktur Fasilitas Kepabeanan Kemenkeu Susila Brata sebagai saksi. Sementara pihak swasta berinisial JM dan BT tidak memenuhi panggilan KPK.

Kasus tersebut bermula saat KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Bea Cukai pada Februari 2026, dan menetapkan sejumlah pihak sebagai tersangka.

Pada 21 Juli 2026, KPK mengumumkan pengembangan perkara tersebut melalui penerbitan dua surat perintah penyidikan.