NADIKABAR.COM — Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyoroti temuan KPK soal praktik menyontek terjadi pada 71% responden survei integritas pendidikan di tingkat pendidikan tinggi atau kampus. Dia mengatakan hal itu harus menjadi alarm untuk perbaikan.
Hal tersebut disampaikan Nasaruddin dalam saat memberi sambutan dalam Peluncuran Indeks Integritas Pendidikan di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (6/10/2026). Nasaruddin mengatakan integritas harus dibangun sejak pendidikan.
"Pondasi yang paling harus kita mulai bangun yang kokoh adalah masalah pendidikan. Kalau sejak di awal pendidikan saja sudah mulai nyontek dan sebagainya, itu pintu masuk untuk menghalalkan segala cara di masa depan," ujar Nasaruddin.
Nasaruddin mengatakan praktik menyontek masih terjadi di banyak kampus. Termasuk, katanya, kampus agama yang berada di bawah naungan Kemenag.
"Tahun ini survei menjangkau 42.810 satuan pendidikan dengan 393.584 responden dari berbagai jenjang dan wilayah. Menyontek itu masih ditemukan pada 43% sekolah dan 71% kampus pada kampus Islam lagi, kan kampus agama," ujarnya.