Sementara itu, Suryadi mengatakan anggaran Rp 3,25 triliun untuk dukungan manajemen digunakan tim redaksi lain untuk belanja pegawai, tunjangan kinerja, uang kehormatan Ketua dan Anggota KPU, serta operasional perkantoran di seluruh satuan kerja KPU.
KPU pun mengusulkan tambahan anggaran Rp 78,3 triliun. Nantinya, kata dia, anggaran itu akan dipakai untuk tahapan Pemilu 2029 dan kegiatan rutin.
"Sebagaimana saya sampaikan tadi bahwa untuk anggaran penyelenggaraan Pemilu seluruhnya adalah dialokasikan untuk anggaran tahapan Pemilu 2029 di tahun 2027. Sedangkan untuk kegiatan yang sifatnya rutin itu sama sekali belum dialokasikan anggarannya," jelasnya.
"Sehingga pada kesempatan ini kami mengusulkan untuk ada tambahan anggaran KPU di tahun 2027 untuk anggaran program penyelenggaraan Pemilu dan juga di program dukungan manajemen sebesar Rp 78,3 miliar dengan rincian kegiatan yaitu untuk 67 kegiatan di program dukungan manajemen dan 5 kegiatan di program penyelenggaraan Pemilu untuk persiapan pelaksanaan kegiatan tahapan Pemilu di 2027," sambungnya.