Nasional
HALAMAN 2 DARI 3
Kredit Kaltim tumbuh 22,8 persen bukti bisnis masih bergantung bank
Penyaluran kredit perbankan di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menunjukkan pertumbuhan kuat pada triwulan II 2026 mencatat 22,8 persen menjadi senilai Rp223,17 t
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Minggu, 27 September 2026 pukul 12:20 WIB
• ⏱ 2 menit baca
Dari sisi sektoral, pertumbuhan kredit tertinggi terjadi pada sektor pertambangan yang mencapai 63,5 persen, kemudian industri pengolahan tumbuh sebesar 43,7 persen. Keduanya juga secara tahunan.
Bayuadi mengatakan, peningkatan pembiayaan pada sektor tersebut sejalan dengan aktivitas ekonomi Kaltim yang masih banyak ditopang oleh sektor pertambangan dan industri pengolahan.
Di sisi kualitas pembiayaan, penyaluran kredit Kaltim masih disertai tingkat risiko kredit yang terjaga, dibuktikan dengan rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) tercatat sekitar 1,35 persen.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.