NADIKABAR.COM — Perenang putri asal Hong Kong dari klub URPA ITB Masters, Krkalo Shauna Kathlee, memecahkan rekor dunia renang master nomor 50 meter gaya dada putri kelompok umur 45-49 tahun pada ajang 3rd SEAA Masters Swimming Championships 2026 di Stadion Akuatik GBK Senayan, Jakarta.

Dilansir dari rilis resmi, Sabtu, Shauna yang turun di nomor lintasan pendek (short course 25m) tersebut berhasil membukukan catatan waktu 32,20 detik.

Torehan ini melampaui rekor dunia master lama milik perenang asal Amerika Serikat, Glenn Katie, dengan catatan waktu 32,59 detik yang bertahan sejak 18 November 2023, sekaligus mengantarkan Shauna mengamankan medali emas di nomor tersebut.

"Sebenarnya catatan waktu renang itu bukan personal best time saya, walaupun mendekati. Tetapi saya tetap senang dengan hasilnya. Kolam stadion akuatik juga sangat luar biasa," kata Shauna usai perlombaan.

Kendati telah melampaui catatan rekor dunia, Shauna menjelaskan bahwa hasil ini masih membutuhkan proses verifikasi resmi dari federasi internasional sebelum disahkan.

"Memang untuk diakui sebagai rekor dunia harus melalui beberapa tahap pelaporan ke Akuatik Dunia (World Aquatics), dan sekarang semuanya sedang berproses," ujar srikandi klub renang URPA ITB Masters tersebut.

Lebih lanjut, perenang yang baru pertama kali menginjakkan kaki di Jakarta ini turut melayangkan pujian terhadap atmosfer pertandingan dan kesiapan Indonesia selaku tuan rumah.

"Ini kali pertama saya ke Jakarta dan atmosfer perlombaannya begitu luar biasa. Saya pasti akan kembali ke Indonesia jika ada event renang master lagi di sini," ucapnya menambahkan.

Sementara itu, Ketua Harian Pengurus Besar Akuatik Indonesia (PB AI) Harlin E. Rahardjo mengaku sudah memprediksi adanya kejutan ini karena tensi persaingan antaratlet sejak awal turnamen memang sangat kompetitif.

"Alhamdulillah ada sejarah tercipta pecah rekor dunia renang master di SEAA Masters ini. Apalagi spesial banget pecahnya di Indonesia, di venue Stadion Akuatik GBK Senayan," tutur Harlin.

Harlin menambahkan bahwa momentum ini terasa sangat istimewa bagi dunia akuatik tanah air setelah pagelaran akbar beberapa tahun silam.

"Ini pertama kali pecah rekor dunia renang master di sini. Kalau untuk atlet elite, pecah rekor dunia sudah pernah terjadi saat Asian Games 2018 lalu. Kita berharap pemecahan rekor dunia renang master ini bisa berulang lagi karena persaingannya masih sangat sengit," kata Harlin.