Dalam mendukung proses tersebut, Easycash menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI), data besar (big data), dan pembelajaran mesin (machine learning) untuk verifikasi identitas elektronik (electronic Know Your Customer/e-KYC) serta penilaian profil risiko calon penerima dana.

Penggunaan teknologi tersebut dilakukan dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku, termasuk keamanan data pribadi pengguna layanan.

Easycash mencatat telah memfasilitasi penyaluran pendanaan secara kumulatif sebesar Rp103,23 triliun sejak berdiri pada 2017 hingga September 2026.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), total kredit perbankan nasional mencapai Rp9.178 triliun pada Agustus 2026, tumbuh 13,65 persen secara tahunan. Pada periode yang sama, kredit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tumbuh 2,32 persen secara tahunan.

Sementara itu, pembiayaan industri pindar yang masih berjalan (outstanding) mencapai Rp106,94 triliun pada Agustus 2026, meningkat 22,07 persen secara tahunan.