Ezra mengatakan pihaknya juga memperkirakan pemilik email dalam laporan tersebut akan diperiksa penyidik dalam satu hingga dua pekan mendatang. Dalam perkara tersebut, Ruben sebelumnya melaporkan alamat email [email protected].
"Pastinya mungkin satu sampai dua minggu ke depan," ujarnya.
Dugaan akses ilegal oleh akun email [email protected] mencuat setelah Betrand mencari tahu bahwa ternyata data akun miliknya ada keterkaitan dengan email tersebut.
"Oleh karena itu, dia melakukan pengecekan, siapa orang terakhir yang masuk ke dalam datanya di. Dari situ semuanya terungkap," tuturnya.
"Bahwa ternyata selama ini data akunnya itu ada keterkaitan atau keterpautan dengan email yang tadi disebutkan sebagai email yang patut diduga meretas dan kami laporkan," ujar pengacara Ruben, Minola Sebayang pada Selasa (13/10).
Dugaan peretasan email tersebut diduga membuat video-video pribadi Betrand saat nongkrong bersama teman-temannya tersebar di media sosial.
Ezra mengatakan gegara kejadian tersebut, kliennya mengalami kerugian yang sejauh ini bersifat imateriel.