Selain itu, kata dia, perkembangan geopolitik global dan isu HAM yang terus bergerak dinamis menuntut prajurit hukum memiliki pemahaman yang memadai terhadap rules of engagement, international humanitatian law serta prinsip proporsionalitas dalam pelaksanaan operasi militer.
"Kondisi tersebut menuntut peningkatan kualitas sumber daya manusia hukum TNI AD agar semakin profesional dan adaptif dalam menghadapi kemajuan teknologi maupun perubahan regulasi," ujarnya.
KSAD mengingatkan para lulusan untuk menerapkan ilmu hukum dengan tetap menjunjung tinggi etika, moral, dan nilai-nilai kemanusiaan serta berpegang teguh pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan delapan wajib TNI dalam setiap langkah pengabdian.
Para lulusan juga diharapkan terus membangun karakter disiplin, tangguh, jujur, rendah hati, dan solutif, sekaligus meningkatkan kemampuan komunikasi serta memperluas jejaring akademik di bidang hukum.