KSAD menyebut jenazah Heri dievakuasi terakhir oleh tim SAR gabungan dari lokasi kecelakaan pada Jumat (6/11) pagi, karena posisinya yang terjebak dalam kabin helikopter yang tenggelam dalam posisi masih mengenakan safety belt.

Jenazah kemudian dibawa menggunakan kapal cepat Basarnas menuju Pelabuhan Sigintung untuk menjalani proses pemulangan ke kampung halaman.

Dalam peristiwa tersebut, Heri gugur bersama dua prajurit TNI AD lainnya, yakni Letkol Cpn (Anumerta) Dudi Firmansyah dan Kapten Cpn (Anumerta) Nurhafiz Akbar.