NADIKABAR.COM — Kepala Staf Kepresidenan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menjelaskan pentingnya memperkuat industrialisasi nasional dan percepatan hilirisasi karena itu dapat memperkuat daya saing ekonomi, meningkatkan nilai tambah, dan menciptakan lapangan kerja.

Listyo menyampaikan hal tersebut kepada massa buruh dalam puncak acara peringatan HUT ke-53 Federasi Serikat Pekerja Tekstil, Sandang, dan Kulit (FSP TSK) minggu lalu sebagaimana dikutip dari siaran resmi Kantor Staf Presiden (KSP) di Jakarta, Rabu.

"Dengan penguatan regulasi, percepatan hilirisasi, dan pengembangan industrialisasi nasional, kita berharap ribuan bahkan ratusan ribu industri baru dapat tumbuh dan berkembang sehingga membuka peluang terciptanya lapangan pekerjaan secara luas," kata Listyo Sigit.

Ia melanjutkan keberhasilan industrialisasi pun harus ditopang oleh tenaga kerja yang kompeten, industri yang berdaya saing, dan hubungan industrial yang harmonis antara pekerja dan para pengusaha. Keterampilan dan kompetensi pekerja, Listyo menekankan, menjadi faktor penting yang mendukung pengembangan industri bernilai tambah, serta dapat memperkuat posisi Indonesia di pasar global.

Terakhir, Listyo mengajak massa buruh untuk berkolaborasi mendukung agenda pembangunan Presiden Prabowo, termasuk mewujudkan industrialisasi nasional yang berdaya saing. "Mari kita satukan tekad, perkuat sinergi, dan terus berkarya untuk mewujudkan cita-cita besar Indonesia Emas 2045," ujar Listyo.

Dalam kesempatan terpisah, Presiden Prabowo menginstruksikan Listyo Sigit untuk mengawal program-program strategis dan prioritas pemerintah agar tepat sasaran dan manfaatnya benar-benar diterima oleh rakyat. Instruksi itu diberikan oleh Presiden kepada Listyo Sigit dalam pertemuan empat mata di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, minggu lalu.

Presiden Prabowo juga memberikan arahan-arahan yang berkaitan dengan pengawasan dan pengendalian program-program prioritas nasional, beserta arahan-arahan terkait isu-isu strategis. Presiden menekankan pada aspek-aspek seperti keberlanjutan dan efektivitas pelaksanaan program strategis pemerintah.