Hal ini menunjukkan bahwa tren sepeda mungkin datang dan pergi, tetapi kultur komunitasnya sudah berkembang jauh lebih lama.

Salah satu perubahan menarik dalam skena sepeda adalah bergesernya cara orang menikmati perjalanan.

Dulu, ukuran keberhasilan bersepeda mungkin lebih banyak dikaitkan dengan jarak atau kecepatan. Sekarang, pengalaman selama perjalanan juga menjadi bagian penting.

Ada yang memilih rute dengan pemandangan menarik. Ada yang sengaja mencari jalur baru. Ada pula yang menjadikan perjalanan bersepeda sebagai kesempatan untuk berhenti di tempat makan, menikmati kopi atau bertemu komunitas lain.

Dengan kata lain, gowes tidak selalu memiliki tujuan untuk mencapai performa olahraga tertentu.

Perjalanan itu sendiri menjadi pengalaman.

Tren tersebut juga terlihat dari berkembangnya kegiatan yang menggabungkan sepeda dengan pariwisata. Pada Juli 2026, misalnya, Fun Bike Tanjung Lesung di Pandeglang, Banten, diikuti ratusan peserta dengan rute 18 kilometer dan direncanakan menjadi agenda wisata olahraga tahunan. Kegiatan tersebut juga melibatkan komunitas sepeda dan diarahkan untuk mendukung promosi destinasi serta UMKM lokal.

Kultur sepeda juga ikut berubah ketika bertemu dengan media sosial dan aplikasi digital.

Pesepeda kini dapat merekam rute, jarak, kecepatan dan berbagai data perjalanan melalui aplikasi. Rute yang dilewati bahkan bisa menjadi bagian dari konten.

Salah satu fenomena yang menarik adalah Strava Art, yaitu aktivitas merancang rute perjalanan sehingga membentuk gambar tertentu ketika ditampilkan di peta digital.

Tren tersebut hadir dalam kegiatan komunitas sepeda di Indonesia pada 2026. Kompetisi Strava Art yang digelar dalam rangka perjalanan 21 tahun B2W Indonesia memperlihatkan bagaimana aktivitas bersepeda dapat bertemu dengan kreativitas digital dan media sosial.

Dari sini terlihat bahwa sepeda tidak hanya menjadi alat untuk berpindah tempat. Rute perjalanan juga bisa menjadi bentuk ekspresi.

Perkembangan komunitas sepeda kemudian ikut membawa pembicaraan mengenai ruang jalan.

Semakin banyak orang menggunakan sepeda berarti semakin besar pula kebutuhan terhadap fasilitas yang aman, seperti jalur sepeda, parkir sepeda dan koneksi dengan transportasi umum.