Usaha Andi turut terbantu berkat pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI. Tahap awal, ia memperoleh pembiayaan sebesar Rp 20 juta untuk mendukung kebutuhan operasional. Seiring perkembangan usaha dan rekam jejak pembayaran yang baik, Andi kembali mendapatkan akses pembiayaan untuk bisnisnya. Dana itu untuk membeli berbagai mesin produksi sehingga kapasitas produksi meningkat dan kualitas tetap terjaga. Andi tidak hanya fokus pada keuntungan, tetapi juga menjaga keberlangsungan. Usahanya sempat menghadapi ketidakpastian saat pandemi Covid-19, kemampuan beradaptasi membuka peluang baru.
Kisah Andi memperlihatkan bahwa ekonomi kerakyatan tumbuh dari kerja keras, keterampilan, keberanian mengambil peluang, dan kemampuan mengelola sumber daya. Di balik setiap neon box dan papan reklame yang berdiri megah, terdapat proses produksi, lapangan pekerjaan, serta perjuangan UMKM yang terus bergerak. Melalui akses pembiayaan KUR BRI, usaha kecil seperti milik Andi memiliki kesempatan untuk memperkuat permodalan, meningkatkan kapasitas produksi, dan membuka peluang pertumbuhan ekonomi yang lebih luas.