NADIKABAR.COM — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur, memperkuat pembangunan perkebunan berkelanjutan melalui penerapan sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), sertifikat yang memastikan bahwa kebun dikelola secara ramah lingkungan dan jangka panjang.
"Hal ini penting karena pemda ingin tiap perkebunan, termasuk kebun sawit tidak hanya berorientasi pada jumlah produksi, tapi juga menjaga kelestarian lingkungan sebagai langkah meningkatkan kesejahteraan pekebun swadaya," ujar Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman di Sangatta, Kamis.
Pelaksanaan sertifikasi ISPO ini bahkan telah diperkuat melalui pelaksanaan program Sustainable Landscape Initiative in Kutai Timur (Sustain Kutim) Tahap II periode 2026–2030.
Kelapa sawit, katanya, memang menjadi salah satu sumber ekonomi daerah dan warga setempat, namun pihaknya tetap memastikan petani semakin sejahtera, koperasi semakin kuat, dan lingkungan tetap terjaga.