NADIKABAR.COM — Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur, memperkuat pendampingan inovasi digital SIGAP Koperasi, sebagai langkah meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendorong daya saing daerah pada ajang inovasi tingkat nasional.

"Pendampingan dilakukan untuk memastikan inovasi yang dikembangkan perangkat daerah tidak berhenti pada tahap peluncuran atau kompetisi, tetapi terus disempurnakan sesuai kebutuhan pengguna," kata Peneliti Ahli Pertama Brida Kabupaten Kutim Bagus Rai Wibowo di Sangatta, Jumat.

Sistem Informasi Gerak Cepat dan Tepat (SIGAP) yang dikembangkan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Kabupaten Kutim, katanya, bertujuan untuk memudahkan pendataan, pemantauan, dan pembinaan koperasi melalui platform digital.

Aplikasi tersebut kini dikembangkan dengan penambahan informasi yang lebih terperinci, antara lain jumlah anggota, komposisi anggota berdasarkan jenis kelamin, serta informasi pendukung lain.