Selain seleksi bahan baku, perusahaan juga menjaga hubungan jangka panjang dengan pemasok untuk memastikan konsistensi kualitas pasokan.
Menurut Arniel, kemitraan dengan pemasok tidak hanya didasarkan pada transaksi jual beli, tetapi juga pada kepercayaan dan kesamaan pemahaman mengenai standar kualitas yang harus dipenuhi.
"Kalau pemasoknya berganti setiap bulan, rasanya akan berganti setiap bulan. Itu tidak boleh terjadi. Konsumen yang sudah percaya pada satu rasa, satu aroma, satu khasiat, berhak mendapatkan hal yang sama setiap kali mereka membeli," ujarnya.
Pertahankan resep dan proses produksi
Arniel mengatakan konsistensi bahan baku dan proses produksi juga menjadi bagian dari upaya mempertahankan warisan resep ibunya. Ia menyebut resep Kutus Kutus yang terdiri atas 69 jenis herbal tetap dipertahankan, baik dari segi komposisi maupun proporsi bahan.
Setiap bahan ditimbang dengan takaran yang sama dan diolah melalui tahapan yang dijaga konsistensinya.
Ia menambahkan sebagian besar proses produksi masih dilakukan secara manual, terutama dalam peracikan dan perebusan, untuk mempertahankan ketelitian dalam mengolah bahan herbal.