Segmen komersial mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 8% YoY dengan kontribusi terhadap pendapatan total sebesar 16%. Serah terima produk komersial meliputi SOHO Manhattan, Bizpark PIK2, Rukan Milenial, Rukan Asia Afrika, Rukan Pasadena Walk, Rukan Little Siam, dan Rukan Marina Bay. Serah terima pada segmen residensial maupun komersial seluruhnya mencakup proyek-proyek yang berlokasi di kawasan PIK2, Kabupaten Tangerang, Banten.

Sebagai salah satu emiten properti terdepan, kuartal tiga tahun ini total aset PANI konsisten meningkat menjadi Rp 51,1 triliun, naik dari posisi Rp 50,6 triliun per 31 Desember 2025. Aset ini menjadi modal utama perseroan dalam mendanai operasional dan kelanjutan mega proyek perkotaan terpadu di kawasan PIK2.

Di periode yang sama total liabilitas berhasil ditekan turun menjadi Rp 16,9 triliun, lebih rendah sekitar 10,4% dibandingkan posisi akhir tahun 2025 yang sebesar Rp 18,9 triliun. Penurunan kewajiban ini dipicu oleh realisasi serah terima produk properti kepada konsumen yang berjalan lancar. Di laporan yang sama, PANI mencatat pertumbuhan ekuitas yang kuat.

Kenaikan total ekuitas sebesar 8% ditopang oleh kombinasi akumulasi laba bersih berjalan serta realisasi dana segar dari PMTHMETD IV (Private Placement) yang dieksekusi pada akhir Juni 2026. Melalui aksi tersebut, PANI menyerap dana sekitar Rp 498 miliar sehingga struktur modal lebih tangguh dan tercermin dari rasio utang terhadap modal (Debt-to-Equity Ratio/DER) PANI menjadi 0.01x dimana jika dibandingkan dengan periode lalu sebesar 0.02x.

Saat ini, PANI mengelola total cadangan lahan seluas 1.828 Ha melalui 12 entitas anak, dengan total nilai persediaan sebesar Rp 38,3 triliun. Didukung hal tersebut, PANI berupaya untuk menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan dan terus memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.