"Kami terus melihat peluang untuk mengembangkan layanan, memperkuat kolaborasi, serta memperluas akses pembiayaan agar dapat memberikan nilai tambah bagi nasabah dan mendukung aktivitas ekonomi," ujar Reyhan.

Selain menyalurkan kredit secara langsung, Universal BPR mengembangkan kerja sama pembiayaan dengan BPR lain melalui skema sindikasi.

Kerja sama tersebut ditujukan untuk memperluas peluang pendanaan bagi kegiatan usaha berskala lebih besar dengan tetap mempertimbangkan kelayakan bisnis dan risiko pembiayaan.

Untuk 2027, Universal BPR juga menyiapkan pengembangan Kredit Usaha Inklusif (KUI) serta layanan digital Universal Mobile Plus yang direncanakan mencakup pembayaran melalui QRIS, pembukaan rekening secara daring, dan pengelolaan deposito secara daring.