NADIKABAR.COM — Wakil Ketua Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Lamhot Sinaga optimistis Partai Golkar yang kini genap berusia 62 tahun, di bawah kepemimpinan Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia, akan semakin solid, merakyat, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.

Menurut dia, kekuatan sebuah partai politik tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya organisasi atau posisi politik yang dimiliki, tetapi juga oleh kemampuannya menjawab persoalan masyarakat dan menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung.

“Di usia ke-62 ini, saya optimistis Partai Golkar di bawah kepemimpinan Bapak Bahlil Lahadalia akan semakin solid, semakin dekat dengan rakyat, dan semakin mampu menerjemahkan perjuangan politik menjadi karya nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” kata Lamhot di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan bahwa perjalanan panjang Golkar dalam kehidupan politik Indonesia merupakan modal penting untuk menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Pengalaman organisasi, jaringan kader hingga ke daerah, serta tradisi pengabdian kepada masyarakat, menurut dia, perlu terus diperkuat agar partai tetap relevan dengan kebutuhan zaman.

Menurut dia, kepemimpinan Bahlil memiliki momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus mendorong seluruh kader bekerja lebih responsif terhadap aspirasi masyarakat.

Soliditas partai, kata dia, harus dibangun tidak hanya melalui kesamaan sikap politik, tetapi juga melalui kesamaan komitmen untuk memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Soliditas harus terlihat dari kesungguhan kader bekerja, keberanian menyerap aspirasi, serta konsistensi memperjuangkan kepentingan masyarakat melalui kebijakan yang tepat,” katanya.

Dalam konteks pembangunan nasional, Lamhot menilai bahwa Golkar memiliki tanggung jawab untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.

Pertumbuhan ekonomi, menurut dia, harus berjalan seiring dengan penciptaan lapangan kerja, penguatan daya beli masyarakat, pemerataan kesempatan usaha, dan peningkatan kesejahteraan keluarga Indonesia.

Ia menilai, pembangunan ekonomi yang kuat membutuhkan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, pekerja, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta berbagai elemen masyarakat. Golkar, kata Lamhot, dapat mengambil peran melalui gagasan kebijakan, kerja legislasi, pengawasan pemerintahan, dan penguatan komunikasi politik yang konstruktif.

Ia juga mengajak seluruh kader menjadikan peringatan HUT ke-62 sebagai momentum memperkuat komitmen pengabdian, bukan sekadar perayaan perjalanan organisasi. Menurut dia, kepercayaan masyarakat harus dijaga melalui konsistensi sikap, kualitas kerja, dan keberpihakan terhadap kepentingan bangsa.

Ia juga menegaskan, tema “Golkar Bersama Rakyat, Karya Nyata, Rakyat Sejahtera” harus menjadi pedoman kerja seluruh kader dalam menjalankan peran politiknya. Kebersamaan dengan rakyat harus diwujudkan melalui tindakan, karya nyata harus menghasilkan manfaat, dan kesejahteraan harus menjadi orientasi utama perjuangan.

“Selamat HUT ke-62 Partai Golkar. Semoga Golkar terus menjadi kekuatan politik yang solid, dekat dengan rakyat, dan konsisten memberikan sumbangsih terbaik bagi kemajuan bangsa serta kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia,” kata dia.