Sebanyak 10.700 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, BPBPK, BPBD, Manggala Agni, perangkat daerah, relawan, dan ASN dikerahkan untuk mendukung penanganan karhutla. Selain itu, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah mengaktifkan 946 personel pada 19 posko dan TNI mengerahkan sekitar 1.220 personel di berbagai wilayah.
Dukungan sarana dan prasarana juga terus diperkuat melalui penyediaan drone thermal, mesin pompa, selang, nozzle, kendaraan operasional, alat pelindung diri, serta peralatan pendukung lainnya. Tiga unit drone thermal dan sekitar 300 unit mesin portable juga telah disiapkan untuk memperkuat regu pemadaman di lapangan.
Kepala BNPB juga menekankan agar peralatan yang telah tersedia tidak hanya disimpan, tetapi segera digunakan untuk memperkuat operasi pemadaman.
"Kalau memang cukup, ya tolong itu dikeluarkan semua. Jangan ditaruh di gudang," tegasnya.
Ia meminta pemerintah daerah melakukan evaluasi secara langsung terhadap kecukupan personel dan peralatan di setiap wilayah. Apabila masih terdapat kekurangan, dukungan perlu segera ditambah agar pemadaman dapat dilakukan secara efektif.
"Kalau peralatannya kurang, ya kita beri peralatan," ujarnya.