Suyudi menjelaskan alasan dirinya mendorong larangan total vape. Menurutnya, narkotika cair yang dimasukkan ke dalam cartridge vape sangat sulit dibedakan dengan cairan kimia biasa secara kasatmata.
"Karena kita tahu, isi ulang ataupun isi cartridge-cartridge di dalam vape ya tidak bisa kita bedakan, yang sangat tersamar, sangat terkamuflase ya, wujudnya cair. Antara kimiawi biasa dengan kimia narkotik itu tidak bisa dibedakan," jelasnya.
Bahkan, kata Suyudi, petugas BNN maupun Polri tidak dapat memastikan kandungan tersebut hanya dengan melihatnya. Kandungan narkotika baru dapat diketahui melalui pemeriksaan lebih lanjut.
"BNN sekalipun, Polri, secara kasatmata tidak bisa dibedakan," katanya.
Suyudi menambahkan narkotika cair juga dapat dikemas dengan berbagai aroma sehingga semakin sulit dikenali. Bahkan, ekstrak ganja disebut dapat dibuat menyerupai rasa buah-buahan.
"Apalagi itu dikemas dengan wangi-wangian, buah-buahan, sehingga ganja sekalipun ya yang mungkin kita tahu wanginya khas, itu berhasil diekstrak oleh para penyelundup sehingga akhirnya bisa rasanya seperti buah-buahan," pungkasnya.