"Ya jangan sampai ada kejadian yang tidak kita harapkan. Yang ujungnya mah masyarakat nyaman lah menggunakan Gasibu," sambungnya.

Penataan Gasibu juga akan menyentuh aspek visual kawasan. Namun, pemerintah tidak berencana mengubah karakter Gasibu secara besar-besaran. Konsep penataan akan disesuaikan dengan lanskap yang sudah ada, termasuk perpaduan unsur alam dan fasilitas buatan.

"Secara estetika ya disesuaikan dengan landscape. Ya di sana kan ada estetika alam ya, ada estetika buatan. Yang jelas disesuaikan. Ya insyaallah kondisinya akan jauh lebih baik dibanding dengan sebelumnya," ucap dia.

Herman juga memastikan tidak akan ada pembangunan infrastruktur baru yang signifikan di kawasan tersebut. Pemerintah lebih menitikberatkan pekerjaan pada perbaikan dan renovasi fasilitas yang sudah tersedia.

"Ya karena itu kami mengimbau ke masyarakat berikan kesempatan kami untuk menyelesaikan. Toh nanti kalau ada kekurangan dan sebagainya ya kami persilakan untuk memberikan kritik dan saran," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat Adi Komar mengatakan pekerjaan penataan Gasibu mencakup sejumlah fasilitas, salah satunya jogging track. Peningkatan kualitas fasilitas pendukung juga menjadi bagian dari pekerjaan tersebut.