NADIKABAR.COM β Pemerintah Kota Jakarta Selatan menargetkan pembangunan lapangan multifungsi di kawasan Manggarai, Tebet, rampung pada awal November 2026, sebagai salah satu upaya untuk mencegah tawuran antarkelompok di wilayah tersebut.
βTarget awal November selesai,β kata Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo kepada wartawan di Jakarta, Selasa.
Sementara itu, Camat Tebet Putut Puji mengatakan pembangunan lapangan multifungsi yang berada di depan Stasiun Manggarai tersebut telah memasuki tahap pemasangan atap dengan progres sekitar 70 persen.
"Sudah pasang atap, kira-kira sudah 70 persen," kata Putut.
Pembangunan lapangan multifungsi itu diharapkan dapat menjadi wadah bagi warga, khususnya anak-anak dan remaja, untuk menyalurkan minat dan hobi melalui kegiatan positif.
Sebelumnya, Syafrin mengatakan Pemkot Jakarta Selatan juga mendalami faktor-faktor yang memicu terjadinya tawuran untuk menentukan langkah penanganan yang tepat dan berkelanjutan.
Menurut dia, hasil pendalaman tersebut diharapkan menghasilkan alternatif solusi, termasuk mengarahkan potensi dan minat warga pada kegiatan produktif serta membuka peluang pekerjaan yang layak bagi mereka yang membutuhkan.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan unsur terkait, pemerintah memperoleh informasi mengenai sejumlah anak yang diduga berupaya memicu perselisihan antarkelompok di Manggarai. Karena itu, pemerintah akan mendalami akar permasalahan agar upaya penanganan dapat menyasar penyebab tawuran.
Sebagai langkah lainnya, pemerintah bersama unsur tiga pilar juga berencana mendirikan posko bersama di lokasi untuk memantau situasi dan mencegah terjadinya tawuran susulan.
Tawuran antarkelompok pemuda terjadi di kawasan Stasiun Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, pada Minggu (18/10). Peristiwa tersebut dipicu saling lempar petasan dan berujung pada pembakaran sebuah kios.