NADIKABAR.COM — Learjet yang selama ini dikenal sebagai salah satu jet pribadi ikonis dan pernah menjadi simbol kemewahan perjalanan udara bagi kalangan selebritas serta eksekutif bisnis dunia jatuh pada awal November 2026.
Pesawat Learjet 60 jatuh di Florida, AS pada Minggu (1/11) dan menewaskan seluruh penumpangnya. Pesawat tersebut jatuh dengan keras hingga memicu ledakan dan kobaran api yang menewaskan sembilan orang di dalamnya.
Kecelakaan tersebut turut memicu rumor yang menyebut penyanyi Lenny Kravitz berada di dalam pesawat nahas tersebut. Namun, perwakilan Kravitz membantah kabar itu dan menegaskan bahwa laporan tersebut tidak benar.
Di balik insiden tersebut, Learjet memiliki sejarah panjang sebagai salah satu jet pribadi yang identik dengan kemewahan dan gaya hidup para pesohor dunia. Frank Sinatra menjadi salah satu yang berperan dalam popularitas Learjet.
Dalam laporan BBC Culture pada 2015, Sinatra disebut menerima Learjet 23 pada 1965. Pesawat berkapasitas enam penumpang itu kemudian menjadi bagian dari perjalanan sang penyanyi bersama sejumlah pesohor, seperti Dean Martin, Marlon Brando, Elvis Presley, Sammy Davis Jr., hingga aktor Michael Caine.
Learjet 23 diperkenalkan Bill Lear, sang pendiri, pada awal 1960-an dan melakukan penerbangan perdana 7 Oktober 1963. Pesawat itu memiliki desain ramping dengan sayap pendek serta tangki bahan bakar di ujung sayap.
Dengan harga US$495 ribu pada masa itu, Learjet turut menarik perhatian kalangan selebritas, meski sebagian besar pembelinya berasal dari kalangan pebisnis.
Frank Sinatra bahkan pernah menerbangkan Michael Caine menggunakan Learjet untuk menanyakan keseriusan aktor Inggris tersebut terhadap putrinya, Nancy, yang saat itu tengah berkencan dengan Caine.