Popularitas pesawat tersebut juga menjangkau industri film. Danny Kaye tercatat membeli Learjet 23 sekaligus menjadi mitra perusahaan pembuatnya.
Kemudian, pada pertengahan 1980-an, sebuah Learjet 23 yang dikemudikan pilot sekaligus tenaga penjual perusahaan, Clay Lacy, digunakan untuk merekam sejumlah adegan udara dalam film Top Gun yang dibintangi Tom Cruise.
Seiring waktu, Learjet berkembang menjadi salah satu merek pesawat bisnis yang dikenal luas. Sejak mulai beroperasi pada 1963, lebih dari 3.000 unit Learjet telah diproduksi dan dikirimkan ke berbagai negara.
Namun, perjalanan panjang merek tersebut akhirnya menghadapi tantangan industri.
Bombardier, perusahaan yang mengakuisisi Learjet Corp. pada 1990, mengumumkan penghentian produksi Learjet pada kuartal keempat 2021. Keputusan itu diambil karena menurunnya permintaan pasar dan profitabilitas.
Sebagai gantinya, Bombardier memilih memusatkan sumber daya pada pengembangan jet bisnis berukuran lebih besar, termasuk lini Challenger dan Global.
Meski produksinya dihentikan, perusahaan tetap mempertahankan layanan pemeliharaan dan dukungan bagi armada Learjet yang masih beroperasi.