NADIKABAR.COM — Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, optimistis terhadap kepemimpinan Jenderal Suyudi Ario Seto bagi institusi Polri. Abdullah menyebut Komisi III akan melakukan pengawasan supaya laporan masyarakat bisa direspons dengan cepat.
"Optimis dengan kepimpinan Kapolri baru tentu dengan pengawasan dari Komisi III juga. Kepercayaan masyarakat tumbuh ketika laporan diterima dengan baik, kebutuhan perlindungan segera direspons dan perkembangan penanganannya dapat diketahui," kata Abduh kepada wartawan, Minggu (4/10/2026).
Abduh mengatakan pelayanan Polri terhadap masyarakat harus ditingkatkan. Ia pun menyoroti pernyataan Jenderal Suyudi yang berkomitmen menghilangkan fenomena 'no viral no justice'.
"Kepemimpinan baru Polri perlu memastikan kepastian itu dirasakan sampai ke tingkat pelayanan terdekat dengan masyarakat. Jangan sampai masyarakat sudah datang melapor, tetapi kemudian tidak mengetahui bagaimana perkembangan laporannya," ujar Abduh.
"Masyarakat tidak selalu meminta perkaranya selesai seketika, tetapi berhak mengetahui bahwa laporannya diterima, ditangani, dan memiliki kepastian tindak lanjut sesuai hukum," sambungnya.
Legislator PKB ini meminta Polri berkoordinasi dengan lembaga perlindungan lainnya untuk memastikan hak korban. Ia berharap ada evaluasi dari Polri untuk menyelesaikan persoalan yang menjadi aduan masyarakat.
"Kecepatan pelayanan harus berjalan bersama kualitas pemeriksaan dan keadilan proses. Korban harus memperoleh perlindungan, hak pihak yang dilaporkan tetap dijaga, dan setiap tindakan penegakan hukum harus didasarkan pada bukti," kata Abduh.
"Pengawasan tidak cukup hanya menyelesaikan persoalan yang sudah terjadi. Temuan yang berulang harus menjadi bahan untuk memperbaiki prosedur, pembinaan, dan pengawasan agar persoalan yang sama tidak terus terjadi," tambahnya.
Komisi III, lanjut Abduh, akan mengawal agenda tersebut melalui evaluasi berkala bersama Polri. Pengawasan diarahkan pada mutu pelayanan, penyelesaian pengaduan, perlindungan masyarakat dan tindak lanjut perbaikan kelembagaan.
"Dukungan Komisi III harus berjalan bersama pengawasan. Tujuannya agar perubahan benar-benar dirasakan masyarakat, warga semakin mudah memperoleh pertolongan dan kepastian, anggota mendapat dukungan untuk bekerja secara profesional, serta proses hukum berjalan secara adil dan akuntabel," katanya.
Diketahui, Presiden Prabowo melantik Suyudi di Istana Kepresidenan pada Kamis (1/10). Prabowo memandu pembacaan sumpah dan janji jabatan Kapolri yang diikuti oleh Suyudi.
"Saya menyatakan dan berjanji sungguh-sungguh bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi Tribrata," ujar Suyudi.