NADIKABAR.COM β Lembaga internasional asal Eropa yakni Union of Czech and Slovak Zoological Gardens atau Persatuan Kebun Binatang Ceko dan Slovakia (UCSZOO) mengapresiasi Polda Kalimantan Selatan atas upayanya menjaga kelestarian trenggiling dari kepunahan melalui penegakan hukum terhadap perdagangan ilegal sisik trenggiling.
βKita baru saja mendapatkan sertifikat penghargaan dari UCSZOO yang diserahkan David Nejedlo selaku Presiden Persatuan Kebun Binatang Ceko dan Slovakia (UCSZOO) sekaligus Direktur Kebun Binatang Liberec,β kata Direktur Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol Sigit Haryono di Banjarmasin, Selasa.
Penghargaan itu, ungkap Sigit, sebagai bentuk pengakuan atas profesionalisme, dedikasi, dan komitmen yang luar biasa dalam penegakan hukum perlindungan satwa liar serta upaya pemberantasan perdagangan satwa liar ilegal.
Menurut UCSZOO dalam keterangan tertulisnya, pencapaian itu memberikan kontribusi penting bagi perlindungan satwa liar yang terancam punah, pelestarian keanekaragaman hayati unik Indonesia, serta upaya melawan perdagangan satwa liar ilegal.
Penghargaan khusus itu diberikan atas keberhasilan penyelidikan dan tindakan penegakan hukum oleh Unit III Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Kalimantan Selatan pimpinan Kasubdit IV Tipidter Kompol Gita Suhandi Achmadi pada tanggal 31 Juli dan 18 September 2026, yang menghasilkan penyitaan total sekitar 121,9 kg sisik trenggiling Sunda (Manis javanica) dan dua paruh burung rangkong yang dilindungi.
Sigit mengaku senang atas penghargaan dari lembaga internasional itu sebagai bentuk pengakuan dari negara lain dari kerja optimal yang telah dilakukan anggotanya di lapangan bersama unsur terkait.
Sigit berharap anggotanya terus termotivasi untuk bisa berprestasi dalam kinerja penegakan hukum termasuk dalam bidang perlindungan satwa dilindungi.
βMotivasinya tentu negara lain saja memperhatikan kita, maka kita yang mempunyai keanekaragaman hayati lebih semangat untuk melindungi satwa yang ada di Indonesia.